Semula, penemuannya dianggap berbahaya hingga ia di tangkap oleh polisi. Tetapi, karena temuan serta penangkapan itu, Ahmed Mohammed diundang Obama ke Gedung Putih, mendapat bea siswa dari NASA dan jadi 'rebutan' bos Facebook, Twitter serta Google.

Nama Ahmed Mohammed tiba-tiba jadi populer di Amerika Serikat (AS) serta masyarakat internasional. Presiden AS Barack Obama juga mengundang remaja muslim itu sebagai tamu Gedung Putih sembari membawa alat temuannya.

" Jam yang keren Ahmed. Maukah anda membawanya ke Gedung Putih? Kita mesti menginspirasi lebih banyak anak seperti anda agar menyukai ilmu sains. Tersebut yang membuat Amerika hebat, " catat Obama melalui akun Twitter pribadinya.
Cool clock, Ahmed. Want to bring it to the White House? We should inspire more kids like you to like science. It's what makes America great.
— President Obama (@POTUS) September 16, 2015
Pujian Obama itu sudah di-retweet lebih dari 380 ribu pengguna Twitter serta difavoritkan 370 ribu orang.

Popularitas Ahmed juga bisa dilihat dari hastag #IstandWithAhmed. Menurut Twitter Data, kurang dari 24 jam, hastag yang mengapresiasi serta berpihak pada Ahmed itu sudah muncul 370 ribu kali.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ahmed yaitu pelajar di MacArthur High School di Texas. Dia membawa perangkat jam digital karyanya ke sekolah untuk ditunjukkan pada guru supaya dapat masuk klub robotik. Tetapi karena bentuknya mirip bom, sang guru jadi curiga lalu melaporkannya pada polisi setempat.

Ahmed pernah ditahan oleh kepolisian Irving. Tetapi setelah menjelaskan berkali-kali serta pihak polisi melakukan konfirmasi, akhirnya Ahmed dibebaskan.

Tindakan yang dialami oleh Ahmed segera tersebar ke publik. Ramai-ramai mereka mendukung pembebasan Ahmed serta menilai tindakan guru serta kepolisian pada remaja itu sebagai tindakan diskriminatif.

Kasus Ahmed menjadi perhatian serius Obama sampai ia lalu mengundang Ahmed ke Gedung Putih. Ahmed juga menyatakan siap memenuhi undangan itu.
Undangan lain datang dari Facebook, Google, Twitter serta Boax. Mereka kagum dengan karya Ahmed serta mengharap Ahmed ingin datang ke perusahaan-perusahaan raksasa itu.
Selain itu, Ahmed juga mendapatkan bea siswa dari NASA serta mendapatkan keanggotaan seumur hidup dari Dallas Electonic Club. Ibnu K/Tarbiyah. net
Sign up here with your email
