Asosiasi DPRD Minta Naik Gaji serta Tunjangan, Alasanya Agar Tidak korupsi.
Ketua Asosiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Semua Indonesia (ADKASI) Lukman Said mengungkapkan alasan meminta kenaikan gaji serta tunjangan pada Presiden Joko Widodo.
Menurutnya, kesejahteraan beberapa anggota DPRD sangat penting agar menghindari praktik korupsi.
" Bagaimana kami tidak terpuruk, tidak korupsi, tidak membuat terpuruk lembaga yang kami cintai ini, " kata Lukman, saat membuka Rapat Koordinasi Nasional ADKASI di Jakarta, Selasa (30/8/2016) kemarin.
Acara tersebut dihadiri oleh Jokowi, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, serta Menteri Koordinator bagian Politik Hukum dan Keamanan Wiranto.
Lebih lanjut, Lukman menjelaskan bahwa upah beserta tunjangan beberapa anggota DPRD tidak pernah mengalami kenaikan selama hampir 13 tahun.
Ketentuan Pemerintah Nomor 24 tahun 2004 yang mengatur mengenai kedudukan protokoler serta keuangan pimpinan serta anggota DPRD diteken pada akhir masa pemerintahan Presiden ke lima Megawati Soekarnoputri.
Selama 10 tahun masa Presiden ke enam Susilo Bambang Yudhoyono, PP itu tidak pernah direvisi.
" Ayah Presiden, kami menderita 13 th., Ayah serta Mendagri tahu. Namun saya yakin Presiden akan menyayangi serta mengasihani karena kita yaitu bangsa, " kata Ketua DPRD Mamuju Utara ini.
Tanggapan Jokowi
Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo mengaku sudah menyetujui rancangan peraturan pemerintah (PP) yang mengatur tentang kenaikan tunjangan anggota DPRD.
PP tersebut diantaranya mengatur tunjangan komunikasi intensif, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan kesehatan, dana operasional, berbelanja sekretariat fraksi serta belanja rumah tangga pimpinan DPRD.
" Ini 100 % sudah sepakat, " kata Jokowi yang segera disambut sorakan serta tepuk tangan girang dari beberapa ratus anggota DPRD yang ada.
Tetapi, Jokowi meneruskan, PP tersebut tidak dapat diberlakukan saat ini.
Sebab, pemerintah tengah lakukan penghematan biaya. Jokowi meminta beberapa anggota DPRD maklum serta bersabar.
" Pemerintah tengah mengencangkan ikat pinggang. Saya minta kita semuanya gunakan perasaan, " ucap Jokowi.
Beberapa anggota DPRD yang semula semangat juga mendadak kembali lesu.
Jokowi mengerti, PP ini sudah 13 tahun diperjuangkan oleh ADKASI. Ia sempat juga menjanjikan PP ini selekasnya terbit.
Jokowi juga akhirnya menjanjikan kalau PP tersebut selambat-lambatnya akan terbit pada akhir tahun ini.
" Namun yang pasti akan tidak mencapai th. depan. Saya ketahui ini telah 13 th., saya ketahui sekali, " kata Jokowi yang pada akhirnya kembali disambut tepuk tangan beberapa anggota DPRD. kmps
SUMBER : GARDA CAKRAWALA.COM
Sign up here with your email